oleh

Alpanya 20 Legislator Pada Peringatan Hari Jadi Mamuju Ke- 480 Menuai Polemik

Wartadedikasi.Com, Mamuju – Peringatan Hari Jadi Mamuju yang dilaksanakan pada tanggal 14 juli 2020 kali ini menyisakan sejumlah tanya. Ada apa ramai- ramai sebanyak 20 anggota DPRD Mamuju dari 30 orang legislator tidak hadir memenuhi undangan Rapat Paripurna DPRD Mamuju dengan agenda utama Hari Jadi Kabupaten Mamuju ke 480 tahun 2020 ini.

Dalam pantauan media dalam ruang sidang DPRD Mamuju sejumlah kursi anggota DPRD kosong, dari 30 kursi yang ada hanya terisi sekitar 10 kursi. Bahkan Kursi Wakil Ketua I DPRD Andi Dodi dari Partai Hanura dan Wakil Ketua II, Syamsuddin Hatta dari Demokrat juga kelihatan kosong tak terisi.

Ketua DPRD Mamuju, Aswar Anshari Habsi dimintai tanggapannya perihal ketidakhadiran 20 anggota DPRD mengatakan Kehadiran meraka adalah bentuk tidak adanya penhargaan terhadap daerah ini.

“Mereka (anggota DPRD Mamuju, red)yang tidak hadir) tidak menghargai Mamuju,” kata Aswar Anshari dengan singkat sambil berlalu.

Sementara itu Bupati Mamuju menanggapi ketidak hadiran sejumlah anggota DPRD. “Itu biasa-biasa saja,” ucap Habsi Wahid.

Malik Ballako Ketua NasDem Kabupaten Mamuju, yang juga anggota DPRD Mamuju menanggapi bahwa dirinya tidak tahu apa motif sehingga anggota DPRD tidak datang, padahal rapat paripurna ini bukan rapat biasa.

” Saya tidak tahu apa motifnya mereka tidak datang padahal Rapat paripurna ini adalah rapat hari jadi Mamuju,” ungkap Malik Ballako kepada awak media.

Tanggapan berbeda lahir dari pernyataan Wakil Ketua I DPRD Mamuju, Andi Dodi dimana melalui sambungan telpon selulernya mengungkapkan alasan ketidakhadirannya pada rapat Paripurna hari jadi Mamuju ke 480.

“Ketidakhadiran kami pada rapat paripurna di hari jadi Mamuju, karena Ketua DPRD Mamuju tidak menghargai lembaga, kesepakatan dalam rapat yang biasa kita buat, terkadang semaunya dia merubah ,seakan-akan lembaga DPRD milik dia,” ungkap Andi Dodi melalui sambungan telpon selulernya seperti dilangsir dari berapa media.

Andi Dodi juga menambahkan, pada rapat yang dia pimpin terkait refecosing anggaran, dia menilai Ketua DPRD Mamuju kadang tidak mau hadir.

“Disaat saya pimpin rapat refocusing terkait anggaran pandemi Corona, saat itu Ketua DPRD Mamuju ada diruangan kerjanya, tapi dia tidak mau keluar untuk hadiri rapat fraksi yang saya pimpin,” terang Andi Dodi juga Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Mamuju.

Sementara itu Alpa nya sejumlah legislator Mamuju ini cukup disesalkan Adi Putra salah seorang tokoh Pemuda Mamuju yang menilai tindakan dilakukan sejumlah anggota DPRD sebagai refresentatif Perwakilan rakyat Mamuju ini sangat mengecewakan sebagai wakil rakyat.

“Sangat mengecewakan tindakan sejumlah anggota DPRD yang tidak hadir dalam rapat Paripurna Hari Jadi Mamuju ke 480 hari ini, itu tidak mencerminkan sebagai wakil rakyat apa lagi peringatan ini hanya sekali setahun,” ucapnya.

Meski diwarnai dengan ketidak hadiran sejumlah besar anggota DPRD Kabupaten Mamuju namun rapat paripurna tetap berlangsung dengan agenda utama Peringatan Hari Jadi Mamuju apalagi sejumlah undangan telah memenuhi ruang sidang diantaranya Bupati Mamuju,wakil Bupati para Forkopimda Kabupaten Mamuju dan Sekprov Sulbar Muh Idris, Raja Mamuju H.Andi Maksum Dai yang dipimpin oleh Ketua DPRD Mamuju Aswar ashari Habsi di Aula Gedung DPRD Mamuju, Selasa (14/7/2020).(dm/wd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *