oleh

Bupati Mamuju Dorong Percepatan Penerapan Adaptasi Kebiasan Baru Melalui Sosialisasi Perbup nomor 18 Tahun 2020

Habsi Wahid menyampaikan apresiasi atas animo masyarakat yang begitu besar dalam upaya melawan penularan Covid-19 dengan berolah raga pagi

Wartadedikasi.Com,MAMUJU- Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Adaptasi Kebiasaan baru (New Normal,red) untuk peningkatan pencegahan penularan Covid-19 yang terus meningkat, Pemerintah kabupaten Mamuju menggelar acara Sosialisasi Peraturan Bupati Mamuju No. 18 tahun 2020 yang dilaksanakan melalui kegiatan senam kesegaran Jasmani bersama Pemerintah dan Masyarakat Mamuju yang digelar di anjungan pantai manakarra, minggu, 23/08/2020.

Warga Mamuju cukup antusias mengikuti Senam kesegaran jasmani apalagi ditengah-tengah mereka Bupati Mamuju Habsi wahid bersama wakilnya Irwan Pababari serta Forkopimda juga tak ketinggalan ikut serta gerak senam kesegaran jasmani guna meningkatkan imun daya tahan tubuh.

Habsi Wahid menyampaikan apresiasi atas animo masyarakat yang begitu besar dalam upaya melawan penularan Covid-19 dengan berolah raga pagi, ia berharap semangat dari Perbup No. 18 tahun 2020 yang di dalamnya memuat tiga pesan yang harus mulai menjadi kebiasaan masyarakat.

” dengan semangat dari Perbup sudah harus menjadi kebiasaan kita untuk memakai masker, sesering mungkin mencuci tangan, dan membiasakan menjaga jarak aman dapat benar-benar dilakukan oleh masyarakat Mamuju agar dapat memutus penularan covid-19″, kata Habsi.

Lanjut Habsi katakan bahwa selain adanya sanksi atas pelanggaran terhadap aturan hidup normal baru tersebut, Peraturan Bupati ini juga menitik beratkan pada aspek penyadaran masyarakat, karena seberapa besarpun keinginan pemerintah tanpa kesadaran dari semua elemen masyarakat dalam upaya pencegahan pandemi tentu tidak akan ada artinya, jelasnya.

Untuk diketahui khalayak bahwa Peraturan Bupati tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) juga memuat sejumlah sanksi sosial diantaranya, teguran lisan, peringatan, catatan kepolisian terhadap pelanggaran, pembatasan, penghentian, pembubaran kegiatan, dan izin tidak diperpanjang.

” jadi kalau dilanggar jangan lagi ada yang tersinggung kalau masuk di layanan umum utamanya layanan pemerintah dan tidak dilayani kalau tidak mengindahkan aturan ini, karena ini untuk kebaikan bersama”, pungkas Habsi Wahid . #hms/wd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *