oleh

Gubernur Sulbar Serahkan BLT UMKM-IKM Di 6 Kabupaten

271 Pelaku Usaha Di Mateng dan 398 Di Pasangkayu Terima BLT UMKM-IKM Dari Pemprov Sulbar

Wartadedikasi.Com, Sulbar – Sebagai dampak dari Pandemi Covid19 yang melanda wilayah Sulawesi Barat beberapa bulan yang berimbas pada lesunya sektor usaha yang sangat dirasakan terutama para pelaku usaha mikro, kecil dan Menengah (UMKM) serta Indistri Kecil dan Menengah (IKM) di Sulawesi Barat, Maka Pemprov Sulbar di bawah kordinasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sulawesi Barat menyalurkan bantuan dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) Bagi Pelaku UMKM-IKM di 6 kabupaten se Sulawesi barat yang dananya bersumber dari dana Realokasi dan Refokusing Provinsi Sulbar.

Penyaluran BLT UMKM-IKM Provinsi Sulbar yang akan di salurkan ke 6 Kabupaten diawali di Kabupaten Mamuju tengah berlangsung di ruang pola Kantor Bupati Mamuju Tengah pada pukul 11 siang dengan jumlah penerima sebanyak 271 Dan di kabupaten Pasang kayu yang bertempat di areal Masjid Madani sekitar pukul 3 sore hari dengan jumlah penerima 389 orang, Sebagaimana di sampaikan Akbar atjo, Kabid Perindustrian Disperindag Provinsi Sulbar.selasa 28 juli 2020.

Dalam sambutannya H.Andi Ali Baal Masdar menyampaikan harapannya agar bantuan yang diterima ini benar benar digunakan untuk menggerakkan sektor usaha para pelaku usaha UMKM dan IKM didaerah.
Harapannya kita dengan bantuan ini agar masyarakat mampu berdiri kembali dari keterpurukan nya selama Pandemi .

Kajati Sulbar, Darmawel juga memberi arahannya agar dana BLT yang diterima para pelaku usaha kiranya dimanfaatkan untuk pemulihan usahanya kembali bukan untuk kepentingan yang lain, harap Darmawel.

Menurut Akbar Atjo selaku bidang yang menangani persoalan UMKM mengungkapkan bahwa program bantuan BLT ini merupakan sebuah langkah menstimulasi usaha masyarakat karena selama pandemi covid19 praktis mereka menggunakan modal mereka untuk bertahan hidup saja sehingga modal usaha mereka habis bagaimana tidak para pelaku UMKM dan IKM ini tidak bisa berjualan lagi Karena Pembeli kurang yang ada hanya kerugian. Jadi saat ini kita bantu mereka dalam bentuk modal tunai dan jumlahnya berdasarkan jenis usaha mereka, Jelas Akbar Atjo

Lanjut disampaikan bahwa Kedepan kita tidak lagi mengutamakan pelatihan karena dasarnya mereka sudah paham dengan pola usaha mereka masing-masing, Hanya saja yang perlu tetap diberikan berupa bimbingan secara teknis atas usaha meraka agar betul betul menghasilkan karya yang dapat bersaing di pasar luas. Begitu juga dengan mereka yang usaha kuliner dan sebagainya.

Kabid Industri Diperindag Provinsi menjelaskan bahwa meskipun kita ketahui umumnya pelaku usaha yang ada turut terdampak , tetapi saat ini pemerintah belum mampu mencover semua pelaku usaha tersebut, olehnya itu kita berharap agar Pemerintah kabupaten juga melakukan hal yang sama yaitu memberikan bantuan kepa IKM dan UMKM di masyarakat. Namun yang pasti pihak provinsi akan terus melakukan upaya dalam pemulihan kembali ekonomi masyarakat sesuai dengan kondisi yang ada, Jelasnya

Gubernur Sulbar Andi Baal Masdar yang bertolak Ke Mamuju Tengah dan Pasangkayu turut didampingi Perwakilan Kapolda, Kajati dan Kabinda serta beberapa pimpinan OPD Provinsi yang menyertai rombongan. Yang disambut oleh masing-masing pejabat setempat di Bupati Mamuju Tengah H Aras Tammauni,HM Amin Jasa, juga oleh Bupati Pasang kayu H Agus AmbonDjiwa dan wakilnya H.Saal para Pimpinan Forkopimda setempat, kepala OPD dan tokoh masyarakat dikedua kabupaten tersebut.(wan/wd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *