oleh

Jalan Penghubung Desa Rusak, Belum Ada Perhatian Dari Pemda

Wartadedikasi.com, Mateng — Jalan dan jembatan penghubung antar Desa Salumanurung, Lumu Kire dan Desa Babana, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat butuh perhatian pemerintah secepatnya.

Pasalnya jalan penghubung yang tepatnya berada di Dusun Pekarangan Desa Lumu tampak rusak parah, dan sering longsor.

Kerusakan tampak diakibatkan meluapnya air aliran sungai di karenakan curah hujan yang tinggi, juga dengan tidak adanya talut sehingga membuat jalan terkikis sedikit demi sedikit.

Hal yang terjadi sudah cukup lama ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga mengancam keselamatan jiwa para pengguna jalan jika kondisi jalan tersebut terus dibiarkan, sebab sewaktu-waktu akan longsor.

Salah satu warga yang melihat kondisi jalan itu, Asmayanti mengungkapkan, satu-satunya jalan penghubung antar desa tersebut, berpotensi akan terputus, sementara jalan penghubung itu adalah Jantung arus mudik atas beberapa desa, sehingga butuh perhatian khusus. Namun hingga saat ini belum ada pembenahan dari instansi terkait.

“Quot berpotensi terputus diakibatkan jalan terkikis pengaruh hujan karena tidak dipasangkan talut dan quot” ungkap Asma Aktifis Human Right dan lingkungan sosial. Via whatsaap. Senin, (29/7/19)

Juga disampaikan Asmayanti yang juga pernah menduduki jabatan sebagai Bendahara KNPI Mamuju, ungkapnya kondisi ini butuh penanganan serius dari pemerintah, mengingat jalan sangat berpengaruh dalam kehidupan dari berbagai sisi dan aspek.

Masyarakat akan mendapatkan berbagai keuntungan dalam pembangunan jalan ini, karena setiap aktivitas masyarakat tidak lepas dari jalan. olehnya itu, pembangunan jalan adalah hal yang sangat penting bagi masyarakat dalam kehidupan. (Bh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *