oleh

Jayadi: Tidak Benar ada Pembubaran Kampanye Di Simboro. Faktanya Kampanye Tetap Berlangsung Sampai Akhir

Jadi saya tegaskan bahwa Kampanye paslon nomor 2 tidak benar kalau ada berita di bubarkan, Bahwa ada surat teguran yang dikeluarkan Panwas, iya itu memang betul adanya dan diperlihatkan kepada kami namun kami menolak menerimanya karena surat itu tidak berdasa”,tegas jayadi

Wartadedikasi.Com,Mamuju- Menanggapi Pemberitaan yang menyebutkan Bahwa “Kampanye Paslon Petahana Dibubarkan Panwaslu” yang terbit hari ini dinilai Lebay dan berlebihan karena Faktanya dilapangan tidak demikian, tegas Muhammad Jayadi Sekretaris Koalisi Kerakyatan Habsi-Irwan, sebagaimana di sampaikan, Selasa, 27/10/2020.

Muhammad Jayadi katakan bahwa sama sekali tidak benar jika ada Panwas datang membubarkan pelaksanaan kampanye Terbatas Tim Kampanye Paslon nomor Urut 2 atau semacamnya yang berlangsung di Lingkungan Simbuang,kelurahan Simboro, jalan Martadinata, Senin (26/10/2020) kemarin.

” Saya ada dilapangan dan melihat langsung kondisi dan situasi di lokasi kampanye terbatas di Simboro tersebut, justru sebaliknya kampanye yang dihadiri paslon Habsi Wahid alhamdulillah berlangsung dengan baik dan disambut baik oleh seluruh peserta kampanye hari itu”,ungkap Jayadi.

Justru kampanye tetap belangsung hingga akhir dan disambut baik oleh para peserta kampanye yang berkomitmen untuk berjuang bersama dibawah naungan Koalisi Kerakyatan, tegasnya.

Jayadi tegaskan bahwa para Penanggung Jawab Kampanye sudan diberikan instruksi agar melakukan kordinasi ke Panwas kecamatan dan desa/kelurahan termasuk di kelurahan Simboro ini terkait masalah kesiapan tempat termasuk syarat protokol kesehatan yang di tetapkan seperti apakah ada tempat cuci tangan dan kesiapan Masker dan jaga jarak.aman para peserta sebelum kegiatan kampanye berlangsung dan saya kira sejauh ini tidak ada masalah sampai rombongan paslon dan jurkam datang, kata Jayadi.

Ironisnya, karena yang disoal Panwas saat itu terkait rombongan Paslon Habsi Wahid yang memang jumlahnya puluhan orang dan mengambil posisi di teras rumah saja sementara peserta kampanye itu posisinya didalam ruangan dengan tetap jaga jarak dan memakai Masker sesuai protokol keshatan, terang Jayadi.

” Jadi saya tegaskan bahwa Kampanye paslon nomor 2 tidak benar kalau ada berita di bubarkan, Bahwa ada surat teguran yang dikeluarkan Panwas, iya itu memang betul adanya dan diperlihatkan kepada kami namun kami menolak menerimanya karena surat itu tidak berdasa”,tegas jayadi

” yah tentu saja kami tidak mau terima surat teguran panwas tersebut karena kami menilai bahwa surat itu tidak sesuai fakta dilapangan, karena nyatanya semua peserta ada didalam ruangan”, tegasnya.

Jayadi tegaskan bahwa yang berada di dalm rumah tempat acara itu adalah para peserta sedangkan yang diteras atau diluar ruangan adalah rombongan tim kampanye paslon nomor 2 dan rupanya inilah yang dikira para Panwas sebagai  peserta kampanye diluar rumah, jelas ini keliru, terang Jayadi

Jadi saya kira ini hanya kesalahpahaman saja, karena sejak awal kampanye tim kampanye Paslon Habsi-Irwan patuh pada ketentuan protokol kesehatan dan bertanggung jawab bersama-sama semua.pihak, Pungkas Jayadi. # dms/wd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *