oleh

Kadis Sosial Mamuju Tepis Isu Beras Tak Layak Komsumsi Di Bonehau

Lutfi berharap informasi yang beredar perlu disaring kebenarannya dan di krosecek dilapangan. apakah beras yang dimaksud itu berasal dari bantuan Dinsos Mamuju.

Wartadedikasi.Com, Mamuju- Menanggapi maraknya isu adanya bantuan beras dari Dinas Sosial kepada Masyarakat Talondo kecamatan Bonehau yang diklaim bahwa bantuan tersebut tidak layak komsumsi ditepis Kadis Sosial Mamuju Muh Lutfi A Muis. Dan menyayangkan adanya isu dan pemberitaan yang terkesan menyudutkan.sebagaimana diungkapkan kepada wartadedikasi.com.senin (7/6).

Kadis Sosial Mamuju menilai bahwa Beras Yang disalurkan itu sudah sesuai dengan disyaratkan. Dan kalau pun ada beras tidak layak komsumsi itu bukan dari Dinsos Mamuju. Yang Jelas beras Yang kami Slaurkan itu Dalam Bentuk Karung bukan Kantong Kresek seperti Yang Terlihat Di salah Satu Media Yang Memberitakan Berita Tersebut.

Lanjut Lutfi tegaskan bahwa pihaknya dalam penyaluran bansos itu memberlakukan protokol yang ketat bahkan untuk Penjemputan bantuan khususnya untuk ke kecamatan Bonehau itu Mobil yang di gunakan dari pihak Mereka Penerima. Bahkan Kami memberikan biaya sewa Mobilnya. Karena memang kita Anggarkan. setelah Sampai Kedesa baru kami Berikan Kewenangan Kepada Kades Untuk Menyalurkan Bantuan Tersebut berdasarkan Data yang Telah Ada.

Nah kalaupun Ada Kekeliruan dalam Proses Penyalurannya yang Jelas Itu Sudah Bukan Dalam wilayah Kami Karna Kami Hanya Mengawal Bantuan Ini Sampai Ke Desa desa dan Camat. Setelah Kami turunkan Bantuan Camat Dan Desa menerima baru Kami Pulang sesuai Data.

Lanjut Lutfi menjelaskan bahwa Tim Dinsos bekerja maksimal walaupun masih dalam suasana waspada karena Covid19 bahkan tim penyaluran Bansos baru tinggalkan Kalumpang dan Bonehau pukul 03.30 subuh.apalagi saat itu Kalumpang dan Bonehau termasuk kawasan zona merah.

Lutfi menegaskan bahwa pihalnya mengutamakan transparansi kesemua pihak bahwa besaran anggaran untuk setiap paketnya itu Rp.150 ribu sudah termasuk pajak Didalamnya belum Lagi pihak Ketiga yang Menyiapkan Segala Sesuatunya.

Lanjut lutfi ungkapkan bahwa Sebelum program Ini di laksanakan memang kita buka untuk Umum kepada beberpa toko yang di hubungi namun hanya Toko Subur Yang mampu memberikan Pinjaman barangnya yang nilainya milyaran rupiah untuk di salurkan Ke masyarakat sebelum ada Pembayaran.

Olehnya itu melalui media ini kami sampaikan ucapan terima Kasih kepada pihak penyedia barang yang sudah berkontribusi Pada Kepentingan Masyarakat ini, jelas lutfi.

“Sekedar sharing informasi bahwa Kami dari Dinsos yang menjadi salah Satu tulang Punggung penanganan dari dampak Pandemi Covid 19 di Masyarakat kab Mamuju, betul Betul memaksimalkan semua kemampuan Yang kami Miliki, Dengan Segala keterbatasan yang Kami Miliki, kami tetap mengutamakan Kepentingan Masyarakat selaku Pemerintah”, curhat Lutfi.

Kami Juga Tidak Menafikkan Bahwa Memang tidak Semua Masyarakat Paham Tentang Apa Yang Kami Lakukan di sini itu sangat berat untuk Mewakili Kepentingan Mereka, tapi selaku pimpinan Dari OPD ini senantiasa berlapang Dada dan terbuka atas segala bentuk kritikan selama Itu bersifat membangun Karena bagaimanapun juga tidak akan tercipta sebuah hasil yang baik tanpa adanya kesadaran untuk saling membantu dan Menghargai.

Kadis Mamuju berharap informasi yang beredar perlu disaring kebenarannya dan di krosecek dilapangan. apakah beras yang dimaksud itu berasal dari bantuan Dinsos Mamuju.

Karena itu Lutfi berharap kiranya rekan-rekan media seyogyanya membuat berita yang proposional dan berimbang dan idealnya melakukan klarifikasi terlebih dahulu agar ada perimbangan dalam pemberitaan. (Edi/wd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *