oleh

Kadis Sosial Sulteng Sengaja Bertandang Ke Mamuju Salurkan Santunan 60 juta Pada Seorang ahli Waris Korban Likuifaksi Balaroa Palu

Wartadedikasi.Com,Mamuju– Bencana Alam Gempa Bumi, tsunami dan Likuifaksi yang meluluhlantahkan palu dan sekitarnya pada 24 September 2018 yang menelan korban lebih dari 4000 jiwa melayang masih menyisakan traumatik bagi keluarga yang terdampak terutama bagi anak-anak yang ditinggalkan sanak keluarganya yang terenggut oleh ganasnya Alam.

Namun Kementerian Sosial RI telah mengalokasi.anggaran untuk memberikan santunan kepada semua korban yang meninggal dunia akibat bencana Alam di Palu dan sekitarnya sebanyak 15 juta rupiah per setiap jiwa. Dan santunan tersebut disalurkan oleh dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah dan pemerintah kota Palu bahu membahu untuk menyalurkan santunan kepada Ahli waris korban yang tersebar di beberapa daerah termasuk yang ada di kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Sulawesi barat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dinas sosial jumlah korban yang meninggal dunia akibat bencana Tsunami dan likuifaksi ditemukan lebih 4000 jiwa namun data yang lengkap korban yang meninggal hanya 3526 jiwa tetapi dan untuk Sulbar diketahui ada 4 di pasangkayu dan 4 di Mamuju.

Drs.Ridwan Mumu, MSI, Kepala dinas Sulteng yang dikonfirmasi usai menyerahkan santunan pada seorang anak bernama Ardiansyah ahli waris dari 4 keluarganya yang menjadi korban likuifaksi Balaroa Palu yang saat ini tinggal di Mamuju ikut sama pamannya yang berdomisili di Jl Nelayan III Kelurahan Karema Selatan kabupaten Mamuju,jelasnya.

” kami dari pemerintah provinsi Sulteng khususnya dinas Sosial Provinsi dan dinas Sosial kota palu sengaja datang ke sini (mamuju,red) untuk memberikan santunan kepada seorang anak yaitu Ardiansyah yang selamat dan menjadi ahli waris santunan dari semua keluarganya yang.meninggal yakni almarhum ichsan bapaknya, Ibunya dan kedua saudaranya semua meninggal akibat Likuifaksi pada pada tanggal 24 September tahun 2018 lalu”,

Lanjut dikatakan Ridwan Mumu bahwa anak yang selamat ini semua keluarganya 4 orang meninggal dan dia sendiri yang selamat. Karena itu pemerintah memberikan santunan sebanyak 15 juta rupiah setiap kepada setiap korban jiwa dan untuk anak ini kita serahkan santunan sebanyak 60 juta rupiah, Jelas Kadinsos Sulteng.

” Kami berterima kasih kepada Pihak Pemerintah Kabupaten Mamuju khususnya dinas Sosial serta bank Mandiri Cabang Mamuju sehingga kami bisa mendeteksi keberadaan anak yang menjadi ahli waris tersebut di Kabupaten mamuju”,ujarnya.

Sebelum Ke Mamuju pihaknya telah berkordinasi dengan kawan-kawan diMamuju untuk mengecek keberadaan anak yang merupakaan ahli waris penerima santunan serta Pihak Bank Mandiri untuk memproses dana santunan tersebut.

Penyerahan santunan kepada ahli waris korban yang berlangsung di Bank Mandiri Cabang Mamuju di Simbuang selain dihadiri langsung Kadinsos Provinsi Sulteng Drs Ridwan Mumu,MSi juga didampingi Romi sandiago Kadis Sosial kota palu serta di saksikan Kepala Cabang Bank Mandiri Mamuju Bahtiar Rusman.#damsir/wd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *