oleh

Koalisi Kerakyatan Habsi-Irwan Di Kukuhkan, Puluhan Tokoh Dan Ribuan Pendukung Menyatu Dalam Deklarasi Bagai Konser

Ketua Panitia Deklarasi H Damris mengatakan hadirnya puluhan tokoh politik dan tokoh penting di masyarakat memberi sinyal positif untuk kemenangan Habsi-Irwan bahkan diyakininya dengan mematok 75 persen bagi kemenangan Petahana

Wartadedikasi.com, Mamuju-  Bak sebuah pertunjukan kolosal demikian konsep opening ceremony Deklarasi Koalisi Kerakyatan Habsi-Irwan digelar yang berlangsung dalam kemeriahan dengan gegap gempita sorak sorai seluruh pendukung Habsi -Irwan yang memenuhi ruangan balroom hotel Maleo Mamuju serta di halaman hotel dan diikuti oleh puluhan ribu warga Mamuju via zoom dan Live streaming pada minggu 30/08/2020.

Diawali statemen dari H Damris Ketua Panitia Deklarasi H Damris yang mengatakan bahwa dengan hadirnya puluhan tokoh politik dan tokoh penting di masyarakat memberi sinyal positif untuk kemenangan Habsi-Irwan bahkan diyakininya dengan mematok 75 persen bagi kemenangan Petahana.

“Insya Allah, saya yakin dengan dukungan puluhan tokoh masyarakat kemenangan pasangan Habsi-Irwan diatas 75 persen,” kata Damris disambut semangat para tim koalisi kerakyatan dan simpatisan serta relawan.

Tak cukup sampai disitu, Ketua koalisi kerakyatan, H Hamzah Sula meyakini deklarasi yang dihadiri ribuan warga Mamuju di semua kecamatan, menambah optimisme pertarungan Pilkada yang di helat 9 Desemeber mendatang.

“Menjadi ketua koalisi bukan sesuatu yang berat, intinya kami yakin akan memenangkan Habsi Irwan,”sebut mantan birokrasi kawakan yang di tokohkan pemukim dari warga Mamuju asal Bugis Makassar

Hamzah Zula juga memberi alasan kenapa kemudian dirinya maju di panggung politik adalah karena panggilan jiwa, dengan dukungan 6 partai di barisan Koalisi kerayatan Habsi-Irwan.

Drs H Habsi Wahid, MM Dihadapan para tokoh masyarakat dan Tim Koalisi Kerakayatan dan para relawan serta simpatisan mengatakan bahwa bersama pasangannya Irwan Satya Pababari mereka sudah bekerja menjalankan amanah rakyat meski ada banyak kritikan yang masuk mengatakan, bahwa sudah sejauh mana pembangunan yang kami sudah lakukan,

” kami sudah melaksanakan amanah rakyat. Sudah banyak yang kami lakukan dan hasil-hasil pembangunan telah banyak dirasakan masyarakat. Jika ada yang mengatakan tidak ada keberhasilan selama saya memimpin Mamuju, berarti dia tidak melihat apa yang kami torehkan melalui karya-karya kami,” kata Habsi Wahid.

Habsi juga membandingkan, sejak kepemimpinannya selama menjadi Bupati Mamuju sejak tahun 2015 sampai 2020 banyak perubahan. Seperti indeks pembangunan manusia naik, bahkan Kabupaten Mamuju yang terbaik dari kabupaten yang ada di Provinsi Sulbar, indeks sektor pendidikan, infrastruktur serta angka pengangguran ada penurunan serta angka harapan hidup banyak perubahan.

“Jika ada yang mengatakan tidak ada perubahan, coba belajar statistik,” ucap, pungkasnya. (dms/wd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *