oleh

Mulai 1 Juli 2020 Tarif Baru Iuran BPJS Kesehatan Berlaku

Wartadedikasi.Com, JAKARTA- Terhitung sejak 1 Juli 2020 Tarif Baru Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berlaku.sebagaimana diungkapkan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Wahyuddin Bagenda dalam webinar, Selasa (30/6).

Kenaikan iuran ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020. Dalam Perpres tersebut tertulis, iuran bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas I naik dari Rp.80 ribu menjadi Rp.150 ribu. Kemudian kelas II naik dari Rp.51 ribu menjadi Rp.100 ribu. Sementara kelas III pada 2021 mendatang akan naik dari Rp.25.500 menjadi Rp.35 ribu.

“Penyesuaian iuran memang akan diberlakukan di 1 Juli 2020 dan kaitan terhadap besaran, ada perubahan,” kata Wahyuddin Bagenda

Wahyuddin menuturkan, bagi peserta yang mengalami kesulitan ekonomi, BPJS Kesehatan memberikan keleluasaan untuk mengajukan penurunan kelas.
Selain itu, berdasarkan PP 64/2020, pada tahun 2020 status kepesertaan bisa aktif kembali jika peserta telah membayar iuran maksimal untuk waktu enam bulan.“Silahkan dimanfaatkan kaitan terhadap kebijakan perubahan kelas dengan mudah,” ujarnya.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, total peserta yang mengajukan turun kelas pada Januari 2020 sebanyak 746.431 peserta, Februari 309.867 peserta, Maret 124.217 peserta, April 48.863 peserta, dan Mei 49.350 peserta.
Sedangkan jumlah peserta yang mengajukan naik kelas pada Januari yakni 2.066 peserta, Februari 48.675 peserta, Maret 80.216 peserta, April 17.331 peserta, dan Mei 12.608 peserta.

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Maruf menambahkan, hingga Mei 2020 sudah ada sejumlah peserta yang mengajukan penurunan maupun penaikan kelas.

“Memang ada pergeseran kelas. Ada yang naik kelas dan ada yang turun. Tentu kembali ke peserta untuk menyesuaikan dengan kemampuan membayar iurannya,” tandasnya. (*/MI/wd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *