oleh

Mundur !!! Kecewa Sikap Gerindra Abaikan Hasil Survey,  Acil Pilih Dukung Habsi-Irwan

Habsi-Irwan surveynya tinggi, sementara Gerindra memberikan dukungan ke bakal calon yang surveynya rendah. Ini menurut saya tindakan yang tidak konsisten dan upaya bunuh diri sehingga saya lebih baik mundur dari kepengurusan.” tegas Hudri Ali

Wartadedikasi.Com, Mamuju, – Mantan Ketua DPC Partai Gerindra Hudri Ali atau lebih dikenal dengan sapaan Bang Acil memilih mundur dari Kepenguruaan DPW Partai Gerindra lantaran sikap inkonsisten Partainya yang lebih memilih Tina-Ado pada Pilkada Mamuju 2020 dengan mengabaikan hasil survey yang menunjukkan trend Positif bagi Petahan Habsi-Irwan untuk terpilih kembali 9 desember 2020 mendatang, tegas Acil.

Mantan ketua DPC Gerindra Mamuju itu menegaskan bahwa bakal calon bupati dan wakil bupati Mamuju petahana Habsi-Irwan merupakan bakal calon yang memiliki elektabilitas yang cukup tinggi berdasarkan sejumlah lembaga survey, seharusnya yang diperjuangkan untuk dapatkan rekomendasi, tegas Acil.

“Habsi-Irwan surveynya tinggi, sementara Gerindra memberikan dukungan ke bakal calon yang surpeynya rendah. Ini menurut saya tindakan yang tidak konsisten dan upaya bunuh diri sehingga saya lebih baik mundur dari kepengurusan.” tegas Hudri Ali di Mamuju Rabu, 26/08/20.

Selain itu, Hudri Ali juga ungkap fakta dilapangan menunjukkan trend positif bagi Petahana, pasalnya masyarakat Mamuju umumnya masih menginginkan Habsi-Irwan untuk memimpin Mamuju 5 tahun kedepan, karena dinilai berhasil membangun infrastruktur jalan dan jembatan di pelosok.

Hudri Ali mengajukan pengunduran dirinya pada tanggal 17 Agustus 2020. Surat pengunduran dirinya ditujukan lansung kepada ketua umum DPP Partai Gerindra di Jakarta dengan menyampaikan beberapa alasan terkait sikap partai Gerindra yang tidak konsisten bahwa keputusan tersebut adalah upaya “bunuh diri” yang justru akan membuat partai besar ini akan terpuruk dalam siklus politik daerah yang tentu akan berimbas kepada menurunnya kepercayaan publik dalam mewarnai pembangunan di Kab.Mamuju.”

“Atas pertimbangan tersebut saya Hudri Ali menyatakan mundur dari kepengurusan partai Gerindra Sulawesi Barat untuk selanjutnya bersma-sama membangun kekuatan dalam memenangkan pasangan Habsi-Irwan dalam perhelatan Pilkada Mamuju 9 Desember 2020 mendatang. Demikian saya sampaikan, atas perhatian DPP saya ucapkan terimakasih.”

Usai menyatakan mundur dari Gerindra Sulbar, Hudri Ali mengaku siap bekerja dan berjuang memenangkan bakal calon bupati dan wakil bupati Mamuju Habsi-Irwan.

“Saya berkali-kali turun kebawah umumnya masyarakat mengatakan mendukung Habsi Irwan karena berhasil membangun daerah”, ungkap Acil.

Menanggapi hal itu, sekretaris koalisi kerakyatan Habsi-Irwan Muh.Jayadi mengaku berterimaksih kepada tokoh senior partai Gerindra Hudri Ali. Ia mengatakan Hudri Ali adalah tokoh masyarakat Mamuju yang memiliki pengikut dan loyalis tersendiri sehingga barang tentu akan menjadi kekuatan baru digerbong pemenangan Habsi-Irwan.

Walaupun posisi yang cukup strategis di partai besutan Prabowo khususnya di Sulbar bahkan perintis DPC Partai Gerindra Mamuju selama lebih kurang16 tahun ikut membesarkan, Namun sikap tegas dan pilihan politik yang dipertontonkan Hudri Ali di pentas Pilkada Mamuju 2020 patut diapresiasi dan ini merupakan angin segar bagi Petahana Habsi Irwan, kata Jayadi. #dms/wd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *