by

Oknum Polisi Aktif Bersama Mantan Anggota TNI Terlibat Jual Beli Sabu

-Hukum, Nasional-288 views

Wartadedikasi.com, Mamuju — Anggota Subdit I Ditresnakoba Polda Sulbar mengamankan tiga tersangka penyalagunaan Narkoba jenis sabu. Salah satunya oknum anggota Polri yang masih aktif.

Dari ketiganya, satu tersangka juga merupakan mantan anggota TNI Angkatan Darat yang di pecat pada tahun 2017 lalu.

Inisial masing-masing tersangka, YD mantan anggota TNI-AD warga asal Polman, berperan mengendalikan pembelian, pengantaran dan penjualan sabu. Tersangka AS anggota Polri warga Mamuju, berperan memberikan modal pembelian sabu, serta membagi keuntungan hasil penjualan sabu. Sedangkan AG, yang juga warga desa tinambung berperan mengantar Narkotika jenis sabu dari Kec. Tinambung menuju Kab. Polman hingga ke Kab. Mamuju.

Penangkapan terhadap tiga tersangka berawal dari di amankannya YD pada hari minggu, 12 Januari 2020 sekitar pukul 20:00 wita di lingkungan Tassiu, Kel. Kalukku, Kec. Kalukku, Kab. Mamuju. Dari pengembangan terhadap YD, di ketahui nama lain AS dan AG yang terlibat dalam kasus tersebut.

Barang bukti yang berhasil di sita dari tangan YD berupa sabu sebanyak 16 sachet, satu unit mobil avanza warna hitam dengan plat nomor DD 1142 AN, satu unit Hp samsung warna biru. Dari introgasi YD mengakui membeli narkotika jenis sabu menggunakan uang senilai Rp. 17.500.000 yang merupakan milik kemanakannya AS.

Dari AS, juga berhasil di sita BB satu unit Hp merk Iphone warna gold. Dari tangan AG, berhasil di amankan BB satu hp merk oppo A37, satu hp merk nokia dan satu unit mobil avanza warna hitam.

“Dari hasil laboratorium pengecekan urin dari ke tiga orang ini semuanya di nyatakan positif mengandung amphetamine atau methamphetamin atau sabu” kata Kapolda Brigjen Pol Baharuddin Djafar saat saat pres rilis yang bertempat di gedung Polda Sulbar. Selasa (21/01/20)

Terkait tersangka AS yang merupakan Polisi aktif untuk pelanggaran pidana umum, Kapolda menyampaikan proses hukum akan tetap berjalan.

“masih polisi aktif ini kita proses, pidananya tetapi untuk kode etik dan disiplinnya mengiringi, sambil menunggu dari pada putusan pidana umumnya kemudian kita lanjutkan dengan kode etiknya. di polresta”, jelasnya.

Lanjut, Brigjen Pol Baharuddin Djafar selaku Kapolda Sulbar tegas mengatakan, untuk tersangka AS akan dilakukan pemecatan setelah putusan pengadilan, dan mendapat vonis lebih dari tiga bulan.

“Insya Allah sudah bisa di kategorikan untuk dipecat”, kata Kapolda dihadapan awak media.

Untuk diketahui, tersangka YD di kenakan pasal 114 ayat (2)subs, pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

Tersangka AS di kenakan pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun penjara. Juga tersangka AG di kenakan pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun penjara. (s-wd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *