oleh

Sambut Tahun Baru Islam Wabup Mamuju Ajak Cendikia Muda Makmurkan Masjid

Wartadedikasi.Com, Mamuju – Menyambut Tahun Baru Islam tanggal 1 Muharram 1442 hijriyah
Pemerintah Kabupaten Mamuju bersama PHBI Mamuju laksanakan Dzikir dan Doa Bersama di Masjid Agung Mamuju, Rabu,19/8/2020.

Dzikir dan Doa Bersama tersebut mengangkat tema “Jadikan Momentum Tahun Baru Islam 1442 H/2020 M, Untuk Musahabah Diri Menjadi Hamba Yang Lebih Baik Dalam Bingkai Keimanan dan Ahlak Qarimah”, Dzikir dan Doa Bersama tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Mamuju H. Irwan Satya Putra Pababari dan Sekretaris Daerah H. Suaib, Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Barat (PW NU Sulbar) Ustad Syahrir, S.Pdi , yang dipusatkan di Masjid Raya Kabupaten Mamuju.

Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Barat (PW NU Sulbar) Ustad Syahrir, S.Pdi apresiasi pelaksanaan Dzikir Akbar dan Doa Bersama dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1442 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Mamuju dan PHBI Kabupaten Mamuju.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Mamuju menyampaikan, di era yang serba modern ini, perkembangan teknologi sangat pesat era ini sering kali disebut sebagai era generasi milenial, anak muda sebagai generasi pelanjut sudah seharusnya kembali menjadi ujung tombak penggerak aktivitas keagamaan dan syiar islam disetiap masjid yang ada apalagi melihat kondisi yang ada saat ini, Masjid membutuhkan anak-anak muda yang cerdas, kreatif, cendekiawan dan agamawan yang mampu menjadi penggerak ummat islam ditengah lajunya perkembangan zaman,jelas Iwan Pababari wabup Mamuju.

“Momen pergantian tahun baru Hijriyah ini juga diharapkan akan menjadi intropeksi diri agar lebih baik lagi kedepannya”.

Sementara Ustad Syahrir, S.Pdi Sekretaris PW NU Sulbar yang juga selaku pimpinan pondok pesantren Maarif Kalonding menjelaskan makna dari pergantian tahun baru Islam tanggal 1 Muharram 1442 Hijriyah ini untuk menjadikan momentum untuk semakin meningkatkan kualitas Iman kita.

Lanjut disampaikan bahwa 1 Muharram ini adalah pergantian tahun sesuai ajaran Islam, intinya bagaimana kita meningkatkan kualitas diri, Ahlak, perilaku dan Ibadah kita yang tentunya harus mengalami perubahan atau peningkatan karena tentu tidak akan relevan jika dari tahun ke kita terus stagnan atau malah justru mengalami penurunan kualitas. Karena jika kualitas diri dari tahun ke tahun terus mengalami perubahan yakin dan Insyaallah kita mampu menjalakan Aturan Allah SWT secara menyeluruh dan yang terpenting adalah tetap Istiqomah dalam setiap kebaikan, jelas Ustad Syahrir, S.Pdi

“ di era Milenial ini sudah seharusnya kaum cendekiawan muda kembali memakmurkan dan meramaikan masjid dan menjadi ujung tombak untuk menjalankan syiar – syiar Islam demi kepentingan Ummat di masa – masa yang akan datang,” Pungkasnya. #dms-wd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *