oleh

Terkait SK DPP Jayadi Sesalkan Sikap Politik Ketua DPD PAN Mamuju 

Saya kira tidak ada lagi yang perlu dipolemikkan terkait dukungan PAN itu sudah clear dan tugas Habsi -Irwan adalah bagaimana membangun komunikasi yang baik  Untuk Melanjutkan Pembangunan Yang Lebih Baik “, Harap Jayadi

Wartadedikasi.Com, Mamuju- Terkait Polemik Pasca diterimanya SK DPP PAN kepada Pasangan Calon Habsi-Irwan pada Rabu malam lalu mengundang polemik, Pasalnya Ketua DPD PAN Mamuju terkesan menampik adanya Surat keputusan DPP PAN untuk Petahana karena menilai bahwa hasil Rakor DPP PAN Rakor bulan juni 2020 telah menerbitkan Keputusan Dukungan Kepada Pasangan Lain.

Menanggapi hal tersebut Muhammad Jayadi selaku Sekretaris Koalisi Kerakyatan Habsi-Irwan menjelaskan bahwa Apapun yang terjadi di Internal Partai PAN dan bagaimana Endingnya bagi Koalisi Kerakyatan Habsi Irwan tidak ada masalah, paling tidak bagi petahana sudah melakukan proses Seleksi secara demokratis di Internal PAN melalui Proses pendaftaran ditingkat Panitia seleksi Bakal Calon yang dibentuk oleh DPD PAN Mamuju, Ungkap Jayadi

Jayadi menepis jika ada statemen yang mengatakan Habsi-Irwan tidak melalui mekanisme yang benar. “maksudnya gimana?, jelas Jayadi Penuh tanya.

” kita berproses dari bawah sampai melahirkan SK DPP PAN tidak mungkinlah kita mau yang illegal yang benar saja, Seandainya kami tidak mengikuti proses dari bawah tiba tiba muncul SK ya itu nyelinap namanya, kata Jayadi.

Yang Jelas pihak Petahana sudah melakukan proses dari bawah.
Dan lahirnya SK ini tentu berdasarkan surat dari DPD PAN Mamuju atau DPW PAN Sulbar baru bisa keluar Surat Keputusan dari DPP PAN, tegasnya

” Coba tanya Masram selaku Ketua DPD PAN Mamuju apakah nama Petahana tidak ikut direkemendasikan ke DPP PAN”, Kata Jayadi.

Jayadi mengingatkan jika ia sendiri yang telah mengambil Formulir dan diterima langsung oleh Tim Panitia Seleksi PAN dan didampingi Ketua dan Sekretaris DPD PAN kabupaten Mamuju juga hadir Sekretaris DPW PAN Sulbar Arman Salimin beserta jajaran Pengurus DPD PAN Mamuju dan DPW PAN Sulbar selanjutnya pada saat pengembalian Formulir Pendaftaran langsung dikembalikan oleh Bapak H. Habsi Wahid dan semua jajaran DPD PAN Mamuju dan DPW PAN Sulbar ikut menerima berkas pendaftaran petahana, Ketua DPD PAN Mamuju Masram Jaya juga hadir bersama sekretarisnya.

Lalu entah bagaimana ceritanya kemudian Bakal Calon Bupati Mamuju lain yang mendapatkan surat Tugas dari pihak DPP PAN.

Namun realitasnya tepat 22 Juli 2020 justru turun SK DPP PAN yang diserahkan langsung oleh Ketum DPP PAN Zulkifili Hasan ke pihak Petahana sebagai bentuk persetujuan untuk diusung ke KPUD Mamuju bersama sebagai Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati, ungkap Jayadi

Bukan hanya itu, bersamaan pula diberikan Fakta Integritas DPP PAN yang ditanda tangani langsung oleh Ketum DPP PAN dan sekjen DPP PAN, sehingga bagi kami kontrak politik Habsi Irwan dengan DPP PAN itu sudah mengikat kami untuk bersama sama membangun Mamuju untuk Indonesia Maju.

Bila ada isu terkait pembatalan SK DPP PAN, Saya kira itu hanya rumor karena sejauh ini belum ada penyampaian apalagi SK nya pun baru diterima kemarin yang diserahkan sendiri oleh Ketum DPP PAN, tampik Jayadi

” Justru yang saya fahami ini adalah jawaban Pembatalan Surat Tugas yang diberikan ke Bakal Calon lain sebagai konsekuensi dari lahirnya surat keputusan DPP PAN yang memberikan persetujuan ke pihak Habsi Irwan”, Tegas Jayadi

Sebagai eks Kader PAN, Jayadi menyesalkan sikap politik ketua DPD PAN Mamuju yang narasinya di media Online menunjukkan keberpihakan kepada Bakal Calon tertentu, seyogyanya sikap netralitas harusnya ditunjukkan apalagi sebagai pimpinan partai yang dikenalnya sebagai partai yang Reformis. Sepatutnya beliau menghargai proses Demokrasi setelah adanya penetapan dari pihak DPP PAN, kata Jayadi

” Kalau seperti ini situasinya, sedianya dari awal tidak usah membuka pendaftaran pasangan lain. Tapi sekali lagi saya yakin keberpihakan ketua DPD PAN Mamuju itu mewakili dirinya sendiri secara pribadi itu dan itu sah-sah saja”, ungkap Jayadi

Lanjut Jayadi beberkan bahwa sikap Politik Ketua DPD PAN Mamuju bukan representasi dari DPD PAN Mamuju, karena prinsif kader PAN akan lebih mementingkan kepentingan partai diatas kepentingan pribadi dan semuanya tunduk pada kepentingan Rakyat.

” Saya kira tidak ada lagi yang perlu dipolemikkan terkait dukungan PAN itu sudah clear dan tugas Habsi Irwan adalah bagaimana membangun komunikasi yang baik untuk Melanjutkan Pembangunan yang Lebih baik kedepan terutama bagi gerbong koalisi kerakyatan”, Harap Jayadi

Pihak petahana juga akan memberikan ruang bagi kader PAN untuk bisa bergandengan tangan dalam memajukan Mamuju, untuk Sulbar dan Indonesia Maju, tandas Jayadi.(dms/wd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *