oleh

Wujud Komitmen!! Lagi dan Lagi Bupati Mamuju Lanjutkan Pembangunan Peningkatan Jalan Pelosok Tapalang

Tahun 2020 ini memasuki tahun keempat Pembangunan Jalan penghubung Desa Bela-Kopeang tembus Tapalang

Wartadedikasi.Com, Mamuju- Setelah bertahun-tahun keberadan Infrastruktur Jalan yang menghubungkan desa Bela dan desa Kopeang menuju Tapalang yang selama ini dinantikan warga desa yang selama puluhan tahun akhirnya terjawab tahun 2016 memasuki 2017 dibawah pemerintahan H Habsi Wahid dan H Irwan Satya Pababari.

Betapa tidak sebelum 2017 itu atau 2016 Kebawah sarana transportasi yang digunakan masyarakat hanya mengandalkan Kuda Sebagai Alat Pengangkut Barang sedangkan warga desa hanya bisa berjalan kaki ke Tapalang kota atau sebaliknya dengan menempuh 7 sampai 8 Jam lamanya itupun sambil Memikul barang bawaannya,menggendong anaknya bahkan orang sakit pun hanya bisa di Tandu untuk sampai ke Tapalang untuk dapatkan layanan kesehatan, jelas Kades Kopeang Rahman.

Lanjut Kades Kopeang mengatakan sejak tahun 2017 hingga tahun 2020 ini Bupati Mamuju sesuai janjinya setiap tahun akan gelontorkan Dana untuk Peningkatan Jalan Penghubung Tapalang, Ulu Taang, Bela dan Kopeang. Jadi selama 4 tahun berturut-turut Pembangunan Jalan yang menghubungkan desa-desa pedalaman Tapalang tersebut menjadi salah satu skala prioritas pembangunan Pemkab Mamuju.

Di tahun pertama dan kedua Tahun anggaran di fokuskan untuk pelebaran badan jalan dan penurunan badan jalan, selanjutnya di tahun ketiga sampai tahun keempat ini dianggarkan untuk Penurunan badan jalan sekaligus Betonisasi akses jalan tersebut.

Rencananya tahun 2020 ini ujung jalan yang telah di Beton pada tahun 2019 lalu kembali akan dilanjutkan tahun ini dan sekaligus dilakukan penurunan badan jalan khususnya di daerah Tabusinggi yang juga akan langsung di Beton mengingat di kawasan Pendakian Tabusinggi ini acapkali menyulitkan pengendara roda 4 karena sulitnya medan yang harus dilalui, seperti yang dialami kendaraan Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulbar yang kala itu melakukan kunjungan kerja di Desa Kopeang, Jelasnya.

Kepala Desa Kopeang,Drs. Rahman.M. mengakui dimasa Pemerintahan Bupati Mamuju ini sangat luar biasa terutama kepeduliannya untuk membangun infrastruktur jalan meskipun jalan beton tersebut belum tembus Ke Desa kopeang.

” Ini sudah sangat luar biasa bila dibandingkan tahun- tahun lampau dimana kami hanya berjalan kaki dan sekarang alhamdulillah Sudah Bisa ditempuh dengan Roda dua bahkan di tahun 2018 Kendaraan Roda 4 pun sudah tembus yang untuk pertama kalinya Di tengah desa Kopeang dan tahun 2019 IOF Mamuju Bersama tim Sehari mengajar memarkir mobilnya di tengah-tengah Desa yang sebelumnya jangan roda 4 bahkan Roda dua pun Itu rasanya kita bermimpi dan kenyataannya sekarang kendaraan sudah Lalulang Depan Rumah”, terang Kades Rahman.

Sementara itu, Adriyadie Kordes Pro HW menyatakan bahwa Perhatian Pemkab Mamuju selama ini kepada warga desa Kopeang dan Bela benar-benar diapresiasi masyarakat desa Kopeang dan desa Bela.
” Bupati Mamuju betul-betul komitmen untuk terus mengelontorkan anggaran Peningkatan Jalan Penghubung Ke Desa kami, hal ini semakin mempermudah keperluan masyarakat”, ujar Adriyadie.

Teringat pada tahun 2018 sewaktu Bupati Mamuju melakukan Safari Ramadhan tepatnya di Kelurahan Kasambang saat itu Bupati Habsi berjanji bahwa selama dirinya masih dipercayakan Memimpin Mamuju, maka ia berjanji setiap tahun akan mengelontorkan Anggaran untuk Peningkatan Jalan Penghubung Tapalang,Bela dan Kopeang, ungkap Adriyadie.

Lanjut Adriyadie mengungkap bahwa apa yang H Habsi Wahid Bupati Mamuju janjikan selama kurun waktu 4 tahun ini untuk peningkatan Jalan ke wilayah kami betul-betul dibuktikan, maka tidak heran kalau masyarakat desa Bela-Kopeang sangat menginginkan H Habsi Wahid bersama H Irwan Satya Pababari tetap melanjutkan Pemerintahan Mamuju, dengan begitu Pembangunan jalan terus Berlanjut pula, harapnya.

Bagi Adriyadie, Kepedulian dan komitmen Habsi Wahid sudah dirasakan warga desa dan tidak ada alasan untuk tidak Melanjutkan Pembangunannya, Karena Saya Sudah Rasakan yang namanya jalan kaki berpuluh kilometer seharian penuh tidak jarang harus Bermalam di jalan, namun saat ini saya bisa 2 sampai 3 Kali bolak balik Tapalang-Kopeang, imbuhnya.

Karena itu Adie tak lupa berpesan kepada masyarakat Kopeang, ” Mari bersyukur dengan yang ada saat ini, karena itu mari satukan pikiran kita untuk Habsi-Irwan di tanggal 9 Desember 2020 mendatang, agar beliau dapat kembali melanjutkan Pembangunan yang dampaknya juga ke desa kita”, harap Adriyadie.(dm/wd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *