oleh

Wujud Komitmen Pengembangan Keagamaan Bupati Mamuju Bebaskan Lahan Pembangunan Masjid Wahidunnisa Puncak Kasiwa

Tercatat sudah sekitar 500-an masjid yang telah mendapat sentuhan dan bantuan dalam pembangunannya di Mamuju dalam kurun waktu 4,5 tahun kepemimpinan Habsi-Irwan, iapun menilai pemerintah daerah saat ini bukan hanya bertindak sebagai pemikir urusan agama tapi sekaligus pelaku dan pengamal ajaran agama.sebagaimana diungkapkan Kepala Kantor kementerian agama kabupaten Mamuju Dr.H.Syamsuhri Halim

Wartadedikasi.Com, Mamuju – Bupati Mamuju Habsi Wahid bersama Wakilnya Irwan Pababari mendapat Apresiasi dan ucapan terima kasih dari sejumlah tokoh masyarakat atas upayanya selama ini dalam meningkatkan pengembangan keagamaan sejak keduanya menakhodai Mamuju 2015-2020 ini. Diantaranya yang terakhir ini dengan membebaskan lahan seluas 28 X 40 Meter untuk pembangunan mesjid Wahidunnisa yang berlokasi di jl.Kelapa sekitar Komp.Pekuburan lama Mamuju.

Apresiasi dan ucapan terimakasih disampaikan masyarakat kepada pemerintah kabupaten Mamuju dalam hal ini H. Habsi Wahid dan Irwan Pababari, atas komitmennya yang dinilai sangat kuat dalam pengembangan keagamaan, Hal itu disampaikan Ust. Muh. Hasyim dalam acara peletakan batu pertama pembangunan masjid Wahidunnisa di jl.Kelapa (Komp.Pekuburan lama) Mamuju, Kamis, 17 September 2020.

Ia mengatakan Bupati Mamuju telah mewujudkan harapan masyarakat berupa hadirnya tempat ibadah di area pemukiman yang berada di tengah tiga lingkungan, yakni lingkungan Puncak utara, kasiwa tengah, kasiwa timur.

“Kami berterimakasih pada bapak bupati yang telah membantu dalam pembebasan lahan 28×40 M ini untuk pembangunan masjid, insya Allah ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat tidak hanya untuk beribadah tapi juga untuk kegiatan sosial yang dapat dilakukan di Masjid”, jelas Ust.Muh Hasyim

Masih ditempat yang sama, Kepala Kantor kementerian agama kabupaten Mamuju Dr.H.Syamsuhri Halim, mengaku salut dan bangga atas komitmen Habsi wahid selaku bupati Mamuju dalam pengembangan agama dalam kurun waktu empat tahun lebih kepemimpinannya.

Tercatat menurut dia sudah sekira lima ratusan masjid yang telah mendapat sentuhan dan bantuan dalam pembangunannya di Mamuju kurun waktu tersebut, ia menilai pemerintah daerah saat ini bukan hanya bertindak sebagai pemikir urusan agama tapi sekaligus pelaku dan pengamal ajaran agama.

“Salah satu bentuk yang paling nyata menurut saya adalah adanya sentuhan dalam memakmurkan masjid dengan gerakan shalat subuh berjamaah, itu sangat baik dan menurut saya bapak bupati telah memahami keutamaan shalat subuh sehingga melakukan hal itu” terang Dr.H.Syamsuhri Halim

Bupati Mamuju Habsi Wahid yang hadir bersama wakilnya Irwan pababari di dampingi anggota DPD RI H. Almalik Pababari, serta tokoh masyarakat H. Tamrin Syakur pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa Pemerintah Daerah hanya sebagai pendorong dalam melakukan pengembangan keagamaan, selebihnya sangat bergantung rasa keimanan dan keihklasan masyarakat sendiri untuk melakukan pengembangannya, jelas Habsi Wahid.

Habsi Wahid juga mengapresiasi semangat setiap ummat dalam melakukan pembangunan sarana ibadah, karena menurutnya cikal-bakal pembangunan yang berkeseimbangan selalu bersumber dari tempat yang baik, yakni rumah ibadah.

Yang menarik diantara warga masyarakat yang hadir dalam peletakan batu pertama Masjid tersebut ada nama Ian salah satu tokoh pemuda dan perwakilan dari kelompok ‘preman’ turut berkomentar sembari menyampaikan terima atas komitmen Habsi-Irwan dalam memajukan sektor agama.

“Mewakili kaum muda dan kalangan preman juga terimakasih pada sosok Habsi Wahid dan Irwan Pababari yang telah memberikan ruang pada semua orang untuk mencari kebaikan, pria berambut gondrong ini mengaku akan manfaatkan dengan baik masjid yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya”,pungkas Ian.
#dms/wd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *